Pujisyukur kami panjatkan kepada Allah SWT karena atas berkat rahmat dan karunia โ Nya lah, kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul โBERBAGAI MACAM SHOLAT SUNNAHโ tepat pada waktunya. Tujuan pembuatan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah Fiqih Ibadah. Dengan membuat tugas ini semoga wawasan kami
MuhammadSyauqi Al-Fanjari mengartikan ekonomi syariah adalah ilmu yang mengarahkan kegiatan ekonomi dan mengaturnya sesuai dengan dasar-dasar kebijakan (siasat) ekonomi Islam.5 M.A. Manan mengartikan ekonomi syariah adalah ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi rakyat yang diilhami oleh nilai-nilai Islam.6
Didalam masjid itulah di letakkan dasar-dasar ilmu usul fiqh, lughah, dan nahwu. Ada seorang ilmuan bernama Nickolson mengatakan: Basrah adalah pusat kehidupan intelektual Islam. [3] Dari sini dapat dipahami bahwa masjid Basrah dan Kuffah merupakan masjid yang memiliki andil yang sangat besar dalam perkembangan ilmu pengetahuan.
Vay Tiแปn Nhanh. Fikih Iโtidal dalam Sholat Melakukan iโtidal dalam sholat tidaklah bisa dilakukan secara sembarangan. Tetapi Islam sendiri sudah mengaturnya dalam fikih. Berikut adalah beberapa fikih iโtidal dalam sholat yang perlu sahabat Dream perhatikan seperti dikutip dari Wajib Tumaโninah sampai Punggung Lurus Saat melakukan iโtidal, yakni gerakan mengangkat badan setelah rukuk sampai berdiri kembali dengan posisi punggung yang lurus. Hal ini pun dijelaskan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari berikut โ Ketika Nabi saw mengangkat kepalanya dari rukuk untuk berdiri hingga setiap ruas tulang punggung berada di posisinya semula.โ HR. Bukhari Mengangkat Tangan saat Bangun dari Rukuk Selain tumaโninah sampai punggung lurus, selanjutnya juga disyariatkan untuk mengangkat tangan. Syariat ini pun dijelaskan dalam beberapa hadis. Seperti halnya dalam hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari berikut โ Nabi saw biasanya ketika memulai sholat, ketika takbir untuk rukuโ dan ketika mengangkat kepala setelah rukuk, beliau mengangkat kedua tangannya setinggi pundaknya.โ HR. Bukhari Selain itu juga ada hadis dari Malik bin Huwairits ra berikut โ Nabi saw ketika sholat beliau bertakbir dan mengangkat kedua tangannya. Ketika hendak rukuk, beliau mengangkat kedua tangannya. Dan ketika mengangkat kepalanya dari rukuk beliau mengangkat kedua tangannya.โ HR. Al-Bukhari Meski begitu, perihal mengangkat tangan ini tidaklah diwajibkan. Karena ada dari sahabat Nabi yang tidak melakukannya. Salah satunya adalah Ibnu Umar ra yang diriwayatkan dalam hadis berikut โ Aku pernah sholat bermakmum pada Ibnu Umar ra, ia tidak pernah mengangkat kedua tangannya kecuali pada takbir yang pertama dalam sholat takbiratul ihram.โ HR. Ath Thahawi dalam Syarh Maโanil Atsar, 1357, dengan sanad yang shahih Membaca Tasmiโ saat Bangun dari Rukuk Selain itu juga ada bacaan tasmiโ, yakni melafalkan โ samiโallahu liman hamidahโ yang artinya โ Allah mendengar orang yang memuhi-Nyaโ. Kemudian membaca tahmid, yakni melafalkan โ rabbana walakal hamduโ yang artinya โ Ya Allah, segala puji hanya bagi-Muโ. Hal ini dijelaskan dalam hadis berikut โ Sesungguhnya imam itu diangkat untuk diikuti. Jika ia bertakbir maka bertakbirlah. Jika ia sujud maka sujudlah. Jika ia bangun dari rukuk atau sujud maka bangunlah. Jika ia mengucapkan samiโallahu liman hamidah. Maka ucapkanlah rabbana walakal hamdu. Jika ia sholat duduk maka sholatlah kalian sambil duduk semuanya.โ HR. Bukhari dan Muslim Itulah penjelasan tentang bacaan doa iโtidal, syarat-syarat apa saja yang harus dilakukan saat iโtidal dan posisi tangan saat iโtidal. Dengan demikian, saat melakukan iโtidal dan melepas kedua tangan hukumnya adalah sunah. Meskipun ada yang bersedekap, maka hal tersebut bukan berarti bisa membatalkan sholatnya. Wallahu aโlam.
Kali ini akan dibahas bacaan i'tidal dalam sholat lengkap bahasa arab, latin dan artinya. I'tidal yaitu gerakan berdiri tegak yang dilakukan ketika bangun dari rukuk. Yang wajib saat melakukan i'tidal adalah tuma'ninah saja. Tuma'ninah adalah diam sejenak, lamanya diam sejenak disini bisa diukur minmal dengan bacaan subhanallah. Selebihnya dalam itidal hukumnya sunnah termasuk membaca doa sekalipun. Namun alangkah baiknya jika semua sunnah dalam shalat dilengkapi sehingga semakin sempurna sholat kita. Doa i'tidal pun ada beberapa macam versi yang bisa dibaca. Bacaan i'tidal untuk sholat fardhu dan sholat sunnah sama saja dan tidak ada bedanya. Untuk imam dan makmum pun juga sama bacaannya. Dan kali ini akan di share salah satu bacaan i'tidal yang umum digunakan. Langsung saja berikut ini teks bacaan i'tidal dalam sholat yang benar sesuai sunnah lengkap dalam lafadz arab, tulisan latin dan terjemahan bahasa Indonesianya. Bacaan Doa I'tidal Dalam Sholat Ketika bangun dari rukuk i'tidal sembari mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga sebagaimana waktu takbiratul ihrom seraya membaca/mengucapkan ุณูู
ูุนู ุงูููู ููู
ููู ุญูู
ูุฏููู Samiallahuliman hamidah Artinya Allah mendengar orang yang memuji-Nya Setelah bangun dari rukuk dan pada posisi berdiri tegak i'tidal, kemudian membaca doa i'tidal berikut ini ุฑูุจููููุง ูููู ุงููุญูู
ูุฏู ู
ูููุกู ุงูุณููู
ููุงุชู ููู
ูููุกู ุงููุงูุฑูุถู ููู
ูููุกูู
ูุงุดูุฆูุชู ู
ููู ุดูููุฆู ุจูุนูุฏู Rabbanaa lakal hamdu mil'us samaawaati wa mil ul ardhi wa mil 'umaasyi'ta min syai'in ba'du. Artinya Wahai Tuhan Kami ! Hanya Untuk-Mu lah Segala Puji, Sepenuh Langit Dan Bumi Dan Sepenuh Barang Yang Kau Kehendaki Sesudahnya. Demikianlah teks bacaan i'tidal sesuai sunnah dalam sholat lengkap bahasa arab, latin dan artinya. Semoga doa i'tidal diatas bermanfaat dan bisa diterapkan ketika mengerjakan ibadah shalat wajib 5 waktu. Wallahu a'lam.
Sebagaimana diketahui, bahwa iโtidal adalah salah satu gerakan shalat, yaitu gerakan setelah bangkit dari rukuโ. Gerakan ini termasuk salah satu rukun shalat yang mempunyai peran penting dalam menentukan kesempurnaan shalat seseorang. Pada artikel ini kami menyebutkan hukum membaca zikir saat iโtidal serta beberapa pilihan bacaan sesuai sunnah. Apa Hukum Membaca Zikir Iโtidal?Siapakah yang Diwajibkan Membaca Zikir Iโtidal Ketika Shalat Berjamaโah?Kumpulan Bacaan Saat Iโtidal yang ShahihBacaan Saat Iโtidal Ketika Salat Wajib dan SunahBacaan Saat Iโtidal untuk Shalat MalamMetode dan Cara Penerapan Seluruh Bacaan Zikir IโtidalTuntunan Membaca Seluruh Zikir-zikir IโtidalFaedah Ketika Membaca Seluruh Bacaan Zikir Iโtidal Apa Hukum Membaca Zikir Iโtidal? Hukum asal membaca zikir iโtidal adalah wajib sebagaimana sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam ุฅูุฐูุง ููุงูู ุงูุฅูู
ูุงู
ู ุณูู
ูุนู ุงูููููู ููู
ููู ุญูู
ูุฏูููุ ููููููููุง ุงููููููู
ูู ุฑูุจููููุง ูููู ุงูุญูู
ูุฏู โJika imam membaca ุณูู
ูุนู ุงูููููู ููู
ููู ุญูู
ูุฏููู Allah Maha Mendengar makhluq yang memuji-Nya, maka katakanlah ุงููููููู
ูู ุฑูุจููููุง ูููู ุงูุญูู
ูุฏู Ya Allah Rabb kami, hanya milik-Mu semata segala pujian.โ1 Dalam hadits ini terdapat perintah untuk membaca zikir iโtidal. Sedangkan hukum asal perintah dalam syariat adalah wajib dilakukan. Siapakah yang Diwajibkan Membaca Zikir Iโtidal Ketika Shalat Berjamaโah? Yang diwajibkan untuk membaca zikir iโtidal adalah makmum, sebagaimana yang telah disebutkan dalam hadits di atas. Sedangkan untuk imam dan orang yang shalat sendiri hukumnya adalah sunnah,2 sebagaimana dalam sebuah hadits ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ุฅูุฐูุง ููุงู
ู ุฅูููู ุงูุตููููุงุฉู ููููุจููุฑู ุญูููู ูููููู
ูุ ุซูู
ูู ููููุจููุฑู ุญูููู ููุฑูููุนูุ ุซูู
ูู ููููููู ุณูู
ูุนู ุงูููู ููู
ููู ุญูู
ูุฏูููยป ุญูููู ููุฑูููุนู ุตูููุจููู ู
ููู ุงูุฑูููููุนูุ ุซูู
ูู ููููููู ูููููู ููุงุฆูู
ู ุฑูุจููููุง ูููููู ุงููุญูู
ูุฏูยป โDahulu Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bertakbir di saat berdiri hendak melaksanakan shalat. Kemudian bertakbir ketika hendak rukuโ. Kemudian beliau mengucapkan ุณูู
ูุนู ุงูููููู ููู
ููู ุญูู
ูุฏููู Allah Maha Mendengar makhluq yang memuji-Nyaโ. Ketika mengangkat tulang punggungnya untuk bangkit dari rukuโ. Kemudian membaca ุฑูุจููููุง ูููููู ุงููุญูู
ูุฏู Wahai Rabb kami, hanya milik-Mu semata segala pujianโ dalam keadaan beliau berdiri iโtidal.โ3 Kumpulan Bacaan Saat Iโtidal yang Shahih Zikir-zikir iโtidal yang diajarkan oleh Nabi shallallahu alaihi wa sallam ada yang bersifat umum, sehingga bisa dibaca pada semua jenis shalat, baik shalat wajib maupun shalat sunah. Ada pula yang bersifat khusus untuk salat malam, sehingga hanya disyariatkan untuk dibaca saat shalat malam saja. Bacaan Saat Iโtidal Ketika Salat Wajib dan Sunah Berikut ini adalah zikir-zikir iโtidal yang shahih dan bisa dibaca di setiap shalat Pertama ุฑูุจููููุง ูููููู ุงููุญูู
ูุฏู โWahai Rabb kami, hanya milik-Mu semata segala pujian.โ4 Kedua ุฑูุจููููุง ูููู ุงููุญูู
ูุฏู โWahai Rabb kami, hanya milik-Mu semata segala pujian.โ5 Perbedaan antara zikir yang pertama dan yang kedua adalah, zikir yang kedua tanpa menggunakan huruf โwawuโ. Ketiga ุงููููููู
ูู ุฑูุจููููุง ูููููู ุงูุญูู
ูุฏู โYa Allah Rabb kami, hanya milik-Mu semata segala pujian.โ6 Keempat ุงููููู
ูู ุฑูุจููููุง ูููู ุงููุญูู
ูุฏู โYa Allah Rabb kami, hanya milik-Mu semata segala pujian.โ7 Perbedaan antara zikir yang ketiga dan yang keempat adalah, zikir yang keempat tanpa menggunakan huruf โwawuโ. Kelima ุฑูุจููููุง ูููููู ุงููุญูู
ูุฏู ุญูู
ูุฏุงู ููุซููุฑุงู ุทููููุจุงู ู
ูุจูุงุฑููุงู ููููู โWahai Rabb kami, hanya milik-Mu semata segala pujian yang melimpah, baik, dan diberkahi.โ8 Keenam ุงููููู
ูู ุฑูุจููููุง ูููู ุงููุญูู
ูุฏูุ ู
ูููุกู ุงูุณููู
ูุงููุงุชูุ ููู
ูููุกู ุงููุฃูุฑูุถู ููู
ูููุกู ู
ูุง ุดูุฆูุชู ู
ููู ุดูููุกู ุจูุนูุฏู โYa Allah Rabb kami, hanya milik-Mu semata segala pujian, yang memenuhi langit-langit, bumi, dan segala sesuatu yang Engkau kehendaki.โ9 Ketujuh ุงููููู
ูู ุฑูุจููููุง ูููู ุงููุญูู
ูุฏูุ ู
ูููุกู ุงูุณููู
ูุงููุงุชู ููู
ูููุกู ุงููุฃูุฑูุถูุ ููู
ูููุกู ู
ูุง ุดูุฆูุชู ู
ููู ุดูููุกู ุจูุนูุฏูุ ุฃููููู ุงูุซููููุงุกู ููุงููู
ูุฌูุฏูุ ููุง ู
ูุงููุนู ููู
ูุง ุฃูุนูุทูููุชูุ ููููุง ู
ูุนูุทููู ููู
ูุง ู
ูููุนูุชูุ ููููุง ููููููุนู ุฐูุง ุงููุฌูุฏูู ู
ููููู ุงููุฌูุฏูู โYa Allah Rabb kami, hanya milik-Mu semata segala pujian, yang memenuhi langit-langit, bumi, dan segala sesuatu yang engkau kehendaki. Engkau adalah pemilik kemuliaan dan keagungan. Tidak ada yang dapat mencegah pemberian-Mu. Tidak ada yang mampu memberi kepada orang yang Engkau halangi. Dan tidak ada yang mampu memberi kemanfaatan. Engkaulah Zat yang mulia. Dari-Mu semata segala kemuliaan.โ10 Bacaan Saat Iโtidal untuk Shalat Malam Pertama ุงููููููู
ูู ุฑูุจููููุง ูููู ุงูุญูู
ูุฏู ุฃูููุชู ูููููู
ู ุงูุณููู
ูููุงุชู ููุงูุฃูุฑูุถูุ ูููููู ุงูุญูู
ูุฏู ุฃูููุชู ุฑูุจูู ุงูุณููู
ูููุงุชู ููุงูุฃูุฑูุถู ููู
ููู ููููููููุ ูููููู ุงูุญูู
ูุฏู ุฃูููุชู ูููุฑู ุงูุณููู
ูููุงุชู ููุงูุฃูุฑูุถู ููู
ููู ููููููููุ ุฃูููุชู ุงูุญููููุ ูููููููููู ุงูุญููููุ ููููุนูุฏููู ุงูุญููููุ ููููููุงุคููู ุงูุญููููุ ููุงูุฌููููุฉู ุญููููุ ููุงููููุงุฑู ุญููููุ ููุงูุณููุงุนูุฉู ุญููููุ ุงููููููู
ูู ูููู ุฃูุณูููู
ูุชูุ ููุจููู ุขู
ูููุชูุ ููุนููููููู ุชููููููููุชูุ ููุฅููููููู ุฎูุงุตูู
ูุชูุ ููุจููู ุญูุงููู
ูุชูุ ููุงุบูููุฑู ููู ู
ูุง ููุฏููู
ูุชู ููู
ูุง ุฃูุฎููุฑูุชูุ ููุฃูุณูุฑูุฑูุชู ููุฃูุนูููููุชูุ ููู
ูุง ุฃูููุชู ุฃูุนูููู
ู ุจููู ู
ูููููุ ูุงู ุฅููููู ุฅููููุง ุฃูููุชู โYa Allah Rabb kami, hanya milik-Mu semata segala pujian. Engkaulah penguasa langit, bumi, dan yang ada padanya. Hanya milik-Mu semata segala pujian. Engkaulah pengatur langit, bumi, dan yang ada padanya. Hanya milik-Mu semata segala pujian. Engkaulah yang menerangi langit, bumi, dan yang ada padanya. Engkaulah sesembahan yang benar. Firman-Mu pasti benar. Janji-Mu pasti benar. Perjumpaan dengan-Mu pasti benar. Surga benar adanya. Nerakapun benar adanya. Hari kiamat pasti terjadi. Ya Allah hanya kepada-Mu semata aku berserah diri, aku beriman, aku bergantung, aku mengadu, dan hanya kepada-Mu semata aku berhukum. Ampunilah dosa-dosaku yang akan datang dan yang telah berlalu. Yang tersembunyi maupun yang tampak. Bukahkah Engkau lebih tahu daripada aku. Tidak ada sesembahan yang benar kecuali Engkau.โ 11 Zikir ini dibaca oleh Nabi shallallahu alaihi wa sallam tatkala beliau shalat tahajud. Kedua ููุฑูุจูููู ุงููุญูู
ูุฏูุ ููุฑูุจูููู ุงููุญูู
ูุฏู โHanya milik Rabbku semata segala pujian, hanya milik Rabbku semata segala pujian.โ12 Beliau shallallahu alaihi wa sallam membaca zikir ini ketika shalat malam. Metode dan Cara Penerapan Seluruh Bacaan Zikir Iโtidal Tidak jarang timbul pertanyaan disebabkan beragamnya riwayat yang datang tentang bacaan saat tidal. Bagaimana cara penerapan riwayat-riwayat tersebut? Berikut ini penjelasannya. Tuntunan Membaca Seluruh Zikir-zikir Iโtidal Membaca satu jenis zikir iโtidal telah mencukupi, namun yang lebih utama adalah membaca zikir-zikir tersebut secara bergantian setiap iโtidal. Hal ini berdasarkan kaedah; Ibadah-ibadah yang datang dengan beberapa cara pelaksanaan, maka yang paling utama adalah mengerjakan seluruhnya secara Faedah Ketika Membaca Seluruh Bacaan Zikir Iโtidal Kesimpulannya bahwa sangat dianjurkan untuk membaca seluruh bacaan zikir iโtidal yang shahih dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Karena mengandung beberapa faedah, antara lain Sebagai bentuk penjagaan terhadap sunnah Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Dalam rangka meneladani sunnah Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Dapat membantu untuk menghadirkan hati. Karena seseorang, jika ia hanya membaca satu bacaan zikir iโtidal saja secara terus menerus setiap shalat dapat menyebabkan ia membaca bacaan tersebut tanpa ia sadari atau tanpa menghadirkan hati saat membacanya. Namun berbeda ketika ia mengganti bacaannya pada masing-masing iโtidal sesuai yang telah dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, terkadang membaca yang ini dan terkadang membaca yang itu, maka keadaan seperti ini lebih dapat menghadirkan hati saat Demikian pembahasan kami seputar bacaan dan zikir iโtidal. Mudah-mudahan Allah Taโala mencurahkan taufiq-Nya kepada kita semua dalam mengamalkan ilmu yang telah kita ketahui. Aamiin. Wallaahu aโlam bish shawab. AAA / IWU Penulis Abdullah al-Atsari Referensi Asy-Syarhul Mumtiโ ala Zadil Mustaqniโ karya Muhammad bin Shalih. Aslu Sifat Shalat Nabi shallallaahu alaihi wa salam karya Muhammad Nasiruddin Al-Fiqhul Muyassar fii Dhauil Kitabi was Sunnah. FootnotesHR. al-Bukhari no. 796, dalam Shahihnya. Dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu anhu. Lihat al-Fiqhul Muyassar fii Dhauil Kitabi was Sunnah hlm. Muslim no. 28 โ 392, dalam Shahihnya. Dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu anhu. HR. al-Bukhari no. 689 dan 732, dalam Shahihnya. Dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu anhu. HR. al-Bukhari no. 722, dalam Shahihnya. Dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu al-Bukhari no. 795, dalam Shahihnya. Dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu anhu. HR. al-Bukhari no. 796 dan 3228, dalam Shahihnya. Dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu anhu. HR. al-Bukhari no. 799, dalam Shahihnya. Dari sahabat Rifaโah bin Rafiโ az-Zuraqiy radhiyallahu anhu. HR. Muslim no. 202- 476, dalam Shahihnya. Dari sahabat Ibnu Abi Aufa radhiyallahu anhu. HR. Muslim no. 206 โ 478, dalam shahihnya. Dari sahabat Abdullah bin Abbas radhiyallahu anhu. HR. al-Bukhari no. 7442, dalam Shahihnya. Dari Sahabat Abdullah bin Abbas radhiyallahu anhu. HR. an-Nasaโi no. 735 , shahih. Dari sahabat Hudzaifah ibnul Yaman radhiyallahu anhu. Lihat Syarah Mumtiโ 3/48 ููููู ูุงุญุฏุฉ ู
ู ูุฐู ุงูุตูููุงุช ู
ุฌุฒุฆุฉุ ูููู ุงูุฃูุถู ุฃู ูููู ูุฐุง ุฃุญูุงูุงูุ ููุฐุง ุฃุญูุงูุงูุ ุนูู ุงููุงุนุฏุฉ ุงูุชู ูุฑููุฑูุงูุง ููู
ุง ุณุจูุ ู
ูู ุฃููู ุงูุนุจุงุฏุงุช ุงููุงุฑุฏุฉ ุนูู ูุฌููู ู
ุชููููุนุฉ ุงูุฃูุถูู ูููุง ููุนููููุง ุนูู ูุฐู ุงููุฌูู Lihat Syarah Mumtiโ 3/48 ูุฐูุฑูุง ุฃู ูู ุฐูู ุซูุงุซ ููุงุฆุฏ, ููู 1 ู ุงูู
ุญุงูุธุฉ ุนูู ุงูุณูููููุฉ .2 ู ุงุชููุจุงุน ุงูุณูููููุฉ 3 ู ุญุถูุฑ ุงูููุจ. ูุฃููู ุงูุฅููุณุงูู ุฅุฐุง ุตุงุฑ ู
ุณุชู
ุฑููุง ุนูู ุตูุบุฉ ูุงุญุฏุฉุ ุตุงุฑ ูุงูุขูุฉ ูููููุง ููู ูุง ูุดุนุฑุ ูุฅุฐุง ูุงู ููุบูููุฑูุ ูููู ูุฐุง ุฃุญูุงูุงูุ ููุฐุง ุฃุญูุงูุงูุ ุตุงุฑ ุฐูู ุฃุฏุนู ูุญุถูุฑ ููุจู
dalam ilmu fiqih i tidal adalah